Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

Penguatan Pancasila Di Kalangan Generasi Muda

Penguatan Pancasila Di Kalangan Generasi Muda

Ibu mengajari anaknya berbicara, merangkak, berjalan hingga anaknya berlari. Poin pertama Sumpah Pemuda berbunyi, “Kami putra dan putri Indonesia, mengakui bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia”. Ini sesuai dengan semboyan bangsa Indonesia, yaitu “Bhinneka Tunggal Ika”.

Menjadi seorang pejuang dalam kehidupan

Sedangkan kufur ni’mat akan menyebabkan ni’mat itu berubah menjadi sumber bencana bahkan azab dari Allah Swt. Begitupula bagaimana memanfaatkan semaksimal mungkin semua potensi yang dimiliki untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan berperadaban. Masihkah kita perlu heran mengapa setelah hidup di alam kemerdekaan berpuluh tahun justru kita sebagai bangsa semakin terpuruk? Sepenggal kalimat dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai berikut “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu penjajahan diatas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan pri keadilan”. Dari alenia pertama Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 di atas arti dari kata “merdeka”. Membahas dan membicarakan hari pahlawan dalam bentuk peringatan saat ini tentu masih sangat relevan.

Beliau sendiri merupakan anak kelima, namun ia merupakan anak perempuan tertua dari 11 bersaudara. Arnoldus Isaac Zacharias Mononutu telah terlibat aktif dalam dunia pergerakan nasional dengan misi memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Selaras dengan lirik lagu dari Iwan Fals berjudul Ibu digambarkan dengan kalimat ribuan kilo jalan yang kau tempuh, lewati rintang untuk aku anakmu, ibuku sayang masih terus berjalan, walau tapak kaki penuh darah, penuh nanah. Perjuangan ibu mulai dari mengandung, melahirkan, menyusui, membesarkan dan mendidik anak. Ibu sebagai guru sejati dan selalu akan melewatkan masa-masa emas bersama anak untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anaknya.

Intan ingin pandemi ini segera berakhir dan anak muda Indonesia tidak kehilangan waktu untuk mengembangkan diri secara optimal. Ia berharap pandemi ini menjadi refleksi untuk kita menjadi lebih baik lagi, lebih sadar tentang pentingnya menjaga kebersihan terutama dari yang sangat kecil tapi berpengaruh besar, yaitu mencuci tangan. Pesan Eben untuk anak-anak di Indonesia adalah tetaplah rajin belajar. “Banyak teman-teman kita yang tidak bisa belajar selama pandemi ini, karena tidak ada sinyal, tidak punya hp atau harus bekerja membantu orang tua. Sangat dalam sekali bukan kata-kata mutiara dari Raden Ajeng Kartini tersebut? Secara tersirat, Raden Ajeng Kartini ingin menyampaikan pesan bahwa seburuk dan sesulit apapun masalah di dalam hidup, yang akan menjatuhkan seseorang bukanlah hal tersebut.

Kelima tokoh itu kemudian disebut sebagai pahlawan kebangkitan nasional. Semangat kebangsaan dapat diwujudkan dengan adanya sikap patriotisme dan nasionalisme dalam kehidupan sehari – hari. Warga negara yang memiliki semangat kebangsaan yang tinggi akan memiliki nasionalisme dan patriotisme yang tinggi pula. Sosok wanita dengan pemikiran cemerlang lainnya ialah Dewi Sartika. Lahir dari keluarga priyayi Sunda pada tanggal four Desember 1884, ia bersikukuh untuk membuka Sekolah Istri atau sekolah perempuan pertama se-HIndia Belanda.

Comments are closed.