Welcome to Chilly Theme

Sea summo mazim ex, ea errem eleifend definitionem vim. Ut nec hinc dolor possim mei ludus efficiendi ei sea summo mazim ex.

7 Tips Untuk Menghargai Diri Sendiri

7 Tips Untuk Menghargai Diri Sendiri

Motivasi anak untuk mengeksplorasi sesuatu yang baru, seperti mencoba makanan yang berbeda, menemukan teman baru, atau mengendarai sepeda. Tentunya ada kemungkinan anak akan mengalami kegagalan, tetapi kesempatan untuk berhasil menjadi kecil jika tidak ada resiko yang harus diambil. Dengan menerima emosi yang ia rasakan, memahami perasaannya dan menunjukkan bahwa apa yang ia katakan ternyata dihargai. Nantinya ia akan merasa percaya diri untuk mengungkapkan perasaannya sendiri. Unggahan Anies pun langsung dibanjiri komentar warganet. Pemilik akun Akhmad Bakri Rizal mengatakan bahwa Anies memang tidak pernah masuk received, tapi pemimpin DKI itu sangat menghargai jerih payah orang-orang yang membersihkan got.

“Sahabat baik tidak berarti harus memiliki banyak persamaan, mereka hanya saling menghargai perbedaan yang ada.” Terkadang orang bisa tersinggung hanya karena komentar selewat dari orang lain. Jika ingin tahu cara menghargai orang lain, sebaiknya tahan komentar tidak perlu apabila tidak diminta. Contohnya komentar ketika melihat cara orang lain mengasuh bayinya hingga komentar seputar status orang lain yang belum menikah atau punya anak. Terkadang orang bisa merasa tidak peka jika dirinya membuat orang lain tidak nyaman.

Itu adalah hak tiap individu untuk memiliki perbedaan pandangan atau perspektif. Kemampuan tersebut harus dilatih lebih dahulu untuk mendidik jiwa manusia sehingga mampu bersikap penyantun. Misalkan, ketika bersama-sama menghadapi persoalan tertentu, seseorang harus berusaha saling memberi dan menerima saran, pendapat, atau nasihat dari orang lain yang pada awalnya pasti akan terasa sulit. Toleransi atau juga dikenal dengan istilah tasamuh adalah hal yang menjadi prinsip dalam agama islam. Dengan kata lain, islam itu menyadari dan menerima perbedaan.

Menghargai orang

Begitu juga dengan konsekuensi untuk kesalahan si kecil harus terlebih dulu disepakati bersama. Segera ingatkan si kecil ketika ia berlaku kurang sopan. Lebih cepat ditangani akan lebih mudah meluruskannya kembali.

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (Q.S. Al-Mumtahah ayat 8). Di saat anak sudah mendapat keberanian untuk mengambil resiko, kemungkinan baginya untuk melakukan kesalahan semakin terbuka lebar. Kesalahan yang ia lakukan merupakan pelajaran berharga untuk membangun kepercayaan dirinya.

Sementara memukul, mendorong, atau membanting teman merupakan bentuk kekerasan fisik. Lantas bagaimanakah generasi sekarang memperlakukan para pendahulunya? Masihkah mereka dikenang atau sengaja dilupakan dalam ingatan masyarakatnya. Agaknya kita pantas belajar bagaimana memperlakukan para pendahulu ini dari sikap Khalifah Umar bin Khatab. Melahirkan Negara Indonesia ini bukanlah dengan pidato-pidato saja, atau melalui serahterima dari penguasa kolonial asing .

Anak-anak yang terbiasa untuk menemui perbedaan pendapat kemudian belajar menghargai pendapat orang lain juga patut diberi apresiasi. Berikan pujian bagi mereka yang mampu menahan ego dalam dirinya, untuk tidak selalu memaksakan kehendak atau pendapatnya. Seorang anak memang selayaknya diberikan pendidikan soal memberi penghargaan bagi orang lain. Karena dalam kehidupan, kita akan menghadapi kondisi yang seringkali berbeda pendapat atau pandangan dengan orang lain. Meskipun, pada dasarnya melalui perbedaan pendapat anak dapat memperkuat jati diri dan karakter mereka serta dapat membuat kita memahami karakter orang lain.

Comments are closed.